7 Tips Anti Gagal Membuat Kue yang Wajib Diketahui

7 Tips Anti Gagal Membuat Kue yang Wajib Diketahui

Membuat kue adalah bukan perkara mudah. Banyak orang takut untuk gagal dan akhirnya lebih memilih untuk membeli kue begitu. Dalam memanggang, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kue basah atau mengempis ketika dikeluarkan dari oven. Berikut adalah tips berikut:

1. Gunakan bahan dengan suhu kamar memberikan

Jika Anda perhatikan, setiap buku masak pasti menulis mentega, telur dan susu yang telah diizinkan untuk berdiri pada suhu kamar. Jika dingin sudah, Anda dapat menarik keluar pertama mentega dan telur malam sebelumnya sehingga hasilnya bisa meningkat kue yang dibuat dengan sempurna.

7 Tips Anti Gagal Membuat Kue yang Wajib Diketahui

7 Tips Anti Gagal Membuat Kue yang Wajib Diketahui

Sama pentingnya dengan bahan suhu kamar, semua bahan dicampur dengan baik untuk menjadi suhu yang sama. Artinya, jika Anda menambahkan sesuatu panas ke dingin tentu hasilnya akan menjadi berantakan. Jika Anda menyiram krim panas ke dalam lemak coklat kakao dingin pasti bisa memisahkan dan hasil saus cokelat akhirnya terlihat sedikit berminyak sehingga tidak menarik untuk melihat.

2. Investasi dalam peralatan kualitas

pecinta kue sangat mungkin untuk memulai bisnis. Jadi, kita perlu berinvestasi dalam peralatan untuk kualitas kue, seperti oven. Tidak hanya itu, peralatan dengan kualitas minimal seperti panci tipis pasti akan menghasilkan panas kurang efisien sehingga kue yang kita buat kurang optimal.

Pemilihan mangkuk juga menjadi salah satu yang penting. Hindari menggunakan mangkuk plastik untuk wadah material panas untuk zat ‘asing’ yang terkandung di dalamnya akan masuk ke dalam adonan sehingga dapat mempengaruhi kesehatan.

3. Timbang bahan

Mengingat materi ketika membuat kue harus dilakukan. Lebih baik pilih timbangan digital sehingga angka yang dihasilkan lebih akurat. Hal ini juga dapat meminimalkan kesalahan pengukuran jika dilakukan dengan benar.

Sebelum memulai, membaca resep yang akan dibuat pertama dan kemudian mengikuti bobot masing-masing bahan dan masukkan bahan sesuai dengan langkah-langkah yang ditulis dalam resep.

4. Luangkan waktu untuk menyelesaikan setiap langkah

Kocok mentega dan gula dengan mixer harus dilakukan sebelum menambahkan bahan basah seperti telur. Mengapa? Karena lemak dalam mentega akan mengadakan udara dan mengembang ketika terguncang. Adapun proses pembuatan krim, gula pasir tajam campuran dengan mentega dan menciptakan kantong udara yang pada akhirnya akan membantu kue memangkat.

5. Perhatikan suhu dan waktu ketika memanggang

Suhu dan waktu pemanggangan tidak bisa ditawar. Jika Anda tidak mengikuti aturan resep, hasil akhir mungkin kue terlalu kering atau bahkan bagian dari itu belum matang. Selain itu, warna cookies atau kue juga bisa dihasilkan pucat atau terlalu mengkilap jika suhu dan waktu itu tidak benar.

6. Hindari bahan yang telah disimpan lama

Karena hanya perlu sedikit dan kadang-kadang membuat kue, Anda akhirnya menggunakan bahan-bahan yang telah lama disimpan di dapur. Bahan-bahan seperti baking soda, baking powder, ragi dan tepung umumnya memiliki kehidupan rak yang relatif singkat. Jadi jika tidak sering membuat kue harus membeli bahan-bahan dengan ukuran yang lebih kecil. Bahan tersebut bila disimpan lama akan menghasilkan aroma tengik.

Jika tidak yakin, periksa untuk baik atau buruk dari baking powder, Anda bisa menuangkan sedikit air panas untuk bedak. Jika ada gelembung, tanda baking powder masih bisa digunakan. Flour harus bau ragi segar dan segar ketika dilarutkan dalam air hangat akan menghasilkan gelembung dan berbusa setelah beberapa menit.

7. Biarkan dingin cake

Setelah matang, banyak orang yang tidak sabar untuk membalikkan kue dari loyangnya. Tapi Anda harus memastikan bahwa adonan benar-benar dingin agar tidak terjadi kekacauan karena pusat kue masih agak cairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *